Apakah karya sastra sekadar fiksi, atau cermin jujur dari denyut nadi masyarakatnya? Bagaimana sebuah novel dapat merekam jejak pertarungan kelas, hegemoni ideologi, dan perubahan sosial yang terjadi di suatu zaman? Buku ini menolak memandang sastra sebagai entitas yang terisolasi dari dunia nyata. Sebaliknya, ia menawarkan sebuah perjalanan intelektual untuk membongkar lapisan-lapisan makna sosial yang tersembunyi di balik alur cerita, penokohan, dan gaya bahasa sebuah karya sastra. Dengan perangkat analisis sosiologis yang tajam, pembaca akan diajak untuk melihat teks sastra sebagai arena pertarungan wacana dan dokumen sosial yang berharga.
Melalui pendekatan "Konsep → Contoh → Implikasi" yang sistematis, setiap teori sosiologi sastra yang kompleks mulai dari genetik strukturalisme, sosiologi pengarang, hingga teori resepsi dijelaskan secara lugas dan langsung diaplikasikan pada studi kasus dari khazanah sastra Indonesia. Anda akan menelusuri bagaimana kisah Siti Nurbaya merefleksikan benturan nilai adat dan modernitas, membedah representasi perempuan dalam cerpen-cerpen Djenar Maesa Ayu, hingga menganalisis industri penerbitan sastra populer sebagai medan produksi budaya.
Ditulis secara akademis namun tetap aksesibel, buku ajar Pengantar Sosiologi Sastra ini merupakan panduan esensial bagi mahasiswa sosiologi, sastra, dan ilmu budaya, serta para peneliti, kritikus, dan siapa pun yang tertarik memahami hubungan dialektis antara sastra dan masyarakat. Buku ini mengubah cara Anda membaca, dari sekadar penikmat cerita menjadi seorang analis sosial yang kritis. Ini bukan sekadar buku tentang teori; ini adalah undangan untuk menjadikan setiap novel, cerpen, dan puisi sebagai jendela untuk memahami kompleksitas realitas sosial Indonesia.
Hallo 👋
Ada pertanyaan seputar publikasi buku?